Dengarlah, aku akan berkata-kata untukmu
Semakin banyak yang ingin kututurkan
Lidahku tidak bisa menahan lagi
Aku tak tahan melihat bahagiamu datang
Duduklah sejenak bersamaku sebelum waktunya tiba
Aku harus memelukmu dan mengucap kata pisah
Terlalu lama merajut mimpi semu denganmu
Berdampingan denganmu tidak lagi menjadi mimpiku
Arahkan hatimu yang sepenggal sejenak bagiku disini
Tiliklah hati, apa yang menjadi hiasannya
Aku menggengam hati yang rusak
Aku ingin membebat luka itu tanpa rasa
Tataplah aku walau aku tidak menarik untukmu
Mengapa kita membuat waktu terbuang percuma
Tatapan itu tidak akan pernah bertemu dalam satu titik
Tetapi akan menjadi catatan hati yang tetap hidup
Tidak sabar mereka menyambut kembali
Kerinduan, Kesepian dan rasa hilang
Aku akan merajut waktu dalam dekap
Dekapan kehilangan, ketidakbahagiaan dan keraguan
Yang setia menungguku kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar